SE Hub

Dasar-dasar AI

Cara Kerja Model AI

Mari bahas cara kerja model AI.

Anda bisa menganggapnya seperti endpoint API yang sangat cerdas dan serbaguna. Seperti saat Anda mengirim request ke API, Anda mengirim input dan mendapatkan output kembali.

Perbedaan terbesarnya: Anda tidak selalu akan mendapatkan hasil yang sama setiap kali.

Deterministik vs. probabilistik

Perangkat lunak tradisional bersifat deterministik. Diberi suatu input, jika Anda menjalankan program yang sama, Anda akan mendapatkan output yang sama setiap kali.

Model AI tidak demikian. Mereka bersifat probabilistik. Artinya, ada banyak jalur berbeda yang bisa diambil oleh model, dan jalur tersebut bisa berubah setiap kali.

Bagian pertama dari model mental AI Anda adalah jangan pernah berasumsi Anda pasti akan mendapatkan jawaban yang sama setiap saat.

Saat model AI memilih sebuah jalur, bagaimana ia menentukan apa yang akan dihasilkan? Di balik layar, model menggunakan dua sumber informasi utama:

  1. Informasi yang pernah “dilatih” pada model
  2. Apa yang Anda berikan ke model sebagai input, disebut “prompt”

Berdasarkan ini, model mencoba memprediksi token berikutnya untuk ditampilkan. Bahkan model dan prompt yang sama dapat menghasilkan:

  • Respons yang berbeda untuk pertanyaan yang sama
  • Ketidakpatuhan terhadap instruksi yang sudah diberikan

Anda mungkin tidak mendapatkan respons satu kata, meskipun Anda sudah memintanya secara eksplisit.

Memilih model

Bagaimana Anda tahu model mana yang harus digunakan?

Model AI berbeda dalam tingkat kecerdasan, kecepatan respons, biaya, dan bidang keahlian. Beberapa model lebih cepat dan lebih terjangkau, cocok untuk tugas-tugas sederhana.

Model lain lebih lambat dan lebih mahal, tetapi dapat “berpikir” dan mengerjakan masalah jauh lebih kompleks.

Tujuan akhirnya adalah model yang sangat cerdas, sangat cepat, dan sangat terjangkau. Untuk pengembangan perangkat lunak, model saat ini sudah sangat mumpuni untuk berbagai tugas pengodean.

Model baru dirilis hampir setiap bulan, dan tingkat kemajuan AI terus didefinisikan ulang. Ini berarti kemampuan yang Anda andalkan hari ini akan semakin baik, dan kemampuan yang belum ada hari ini akan muncul dengan cepat.

Modalitas

Anda juga dapat berinteraksi dengan model melalui berbagai cara, atau “modalitas”. Misalnya, dengan teks, gambar, atau suara.

Kualitas model meningkat pesat, jadi penting untuk mengikuti rilis model terbaru.

Untuk membangun perangkat lunak, penggunaan berbagai modalitas dapat berupa:

  • Menggunakan teks untuk menjelaskan produk atau fitur yang ingin Anda bangun, lalu berkolaborasi dengan model untuk mengimplementasikannya.
  • Menggunakan gambar untuk membagikan mockup atau desain UI yang ingin Anda buat, atau memberi umpan balik visual pada kode yang dihasilkan.
  • Menggunakan suara untuk mentranskripsikan ucapan Anda menjadi input bagi model AI, sehingga Anda tidak perlu mengetik.

Sebelum kita membahas cara menggunakan model AI secara efektif, ada baiknya memahami keterbatasannya.

Anda telah menyelesaikan bab ini

Terus belajar